Asal Ulasan – Windows 10

Asal Ulasan – Windows 10

Malam ini gue mau ngebahas mengenai Windows 10. Operating System paling baru dari Microsoft ini menggunakan metode pendekatan yang berbeda. OS ini bisa kita dapatkan secara GRATIS, ya benar GRATIS bagi user Windows 7 dan Windows 8.1. Mungkin ini bentuk perlawanan dari Mac yang OSX-nya sudah diberikan secara gratis sejak OSX Maverick.

Dari segi performa, Windows 10 ini ga bagus-bagus amat. Maksudnya kalo beralih dari versi windows sebelumnya ga terlalu signifikan. Cuma karena apps metro dan start menu yang disesuaikan untuk laptop sehingga saat buka aplikasi berasa lebih ringan sedikit.

Lalu, untuk pertama kalinya Windows tidak menggunakan Browser Internet Explorer yang jobdesc utamanya biasanya buat download chrome atau mozilla firefox, namun diganti menjadi Microsoft Edge. Padahal logo edge dan IE ini mirip, mungkin konspirasi. Tapi secara performa sangat berbeda. Edge ini ringan, UI dan UXnya enak, hampir secepat chrome dan tidak memakan banyak RAM. Sayangnya daily browser gue menggunakan Chrome (di Smartphone sama di Tab) jadi hingga saat ini masih nyaman menggunakan Chrome. Tapi kalo diberi kesempatan ganti ke Windows Mobile 10 mungkin beralih ke ekosistem Microsoft.

Dari sisi multitasking performanya meningkat, dengan fitur snap dan multiple desktop. Gue seneng banget make multiple desktop sehingga desktop ga penuh-penuh banget. Gue biasanya bagi jadi Desktop Kerja, Desktop Pribadi, dan Desktop Game untuk perpindahan antar desktop juga cukup menggunakan ctrl + windows + (tombol arah kanan/kiri) dan perpindahannya cepet. Asik pokonya, fitur snapnya juga oke, namun secara default masih dibagi rata ½ + ½, semoga nanti bisa di atur sesuai aplikasinya juga biar bisa ¼ + ¾, 1/3 + 2/3 dan lain-lain.

Dari segi design, gue salut dengan start menu Windows 10. Gue pribadi salah satu yang mendukung start menu ala Windows 8, terutama dari sisi penggunaan Live Tile. Nah Di start menu Windows 10, ukurannnya compact namun masih bisa masukin live tile. Good Job Microsoft. Terdapat pula action panel, ada notifikasi seperti email, facebook, twitter, dan juga ada quick setting button seperti wifi, bluetooth, dan lain-lain.

Icon-icon system di Windows 10 juga diperbaharui lebih kekinian dengan flat designnya, seengganya ga kaya Windows 8 yang mengusung UI dan UX Metro, namun masih pake icon Windows 7. Kerangka-kerangka pada setiap aplikasi juga dibikin tipis dan diberi efek shadow, keren seperti tanpa bezel.

Pada bagian fitur juga ada beberapa yang gue suka seperti Xbox App yang juga mendukung game PC dengan adanya game menu. Pada game menu ini kita bisa mudah untuk screenshot atau record gameplay kita. Sangat mendukung terutama tren gameplay video di youtube yang lagi ngehits.

Dibalik semua kekerenan yang gue sebut tadi juga masih ada beberapa yang gue kurang suka seperti

  • Tampilan ctrl + alt + del screen yang menurut gue jelek banget
  • Icon di status bar yang menurut gue ga perlu ikutin warna tema
  • Scrolling di start menu yang jadi vertical
  • Ada dualitas setting yaitu PC Setting dan Control Panel. Harusnya bisa dilebur
  • Apps di windows store masih pake UX yang lama
  • Cortana yang belum mendukung Indonesia
  • Windows Hello yang harus pake hardware khusus

Pada intinya Windows 10 ini upgrade yang menarik karena GRATIS, belum ada problem yang berarti, dan membawa fitur-fitur yang ga sekaku dulu.

Apakah gue harus upgrade ke Windows 10?
Kalo Windows lu asli, YA
Kalo menggunakan Internet Unmetered atau Kuota berlimpah, YA

Apakah data ilang semua?
Pas gue upgrade langsung tancap gas dan ga ada program ataupun data yang ilang. Tapi biasakan backup untuk kemungkinan yang tidak-tidak

Gue ga suka Windows 10, bisa gue balik lagi ke sebelumnya?
Bisa, cek di PC Setting>Update & Security>Recovery>Go back to Windows 7/8.1

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *