Root berfungsi untuk membuka akses untuk membaca dan mengeksekusi file, perintah, dan sistem pada OS berbasis Linux. Gampangnya kaya lu pergi ke restoran, disana lu sebagai user biasa yang cuma bisa mesen makan dan makan disana (tentunya tidak membawa makanan dari luar). Disana terdapat ruangan bernama “Employees Only”. Lu sebagai user biasa ya ga bisa masuk kesana, karena hanya user biasa. Dan untuk masuk ke area tersebut diperlukan akses khusus. Jika kalian karyawan di restoran tersebut, kalian memiliki hak untuk mengakses ruangan itu. Anggaplah guest user sebagai pelanggan, root user sebagai karyawan, dan ruangan “Employees Only” sebagai sistem.

Karena android adalah OS dengan dasar Linux, maka User Android dapat membuka akses root untuk memodifikasi sistem.

Biasanya user Android rooting devicenya karena beberapa hal seperti

  • Membackup file system dan aplikasi (TitaniumBackup, My Backup Pro)
  • Memodifikasi tampilan lebih dalam (Mengubah status bar, menggunakan Layer)
  • Kustomisasi management system (Greenify, Servicely)
  • Memodifikasi system (Overclock, Undervolt, Xposed Framework)

Akses root pada masing-masing device berbeda-beda tergantung dari device (spesifikasinya). Pada umumnya terdapat (berapa) cara untuk rooting device kalian. Ada yang menggunakan aplikasi android (*.apk) seperti framaroot, kingroot, dan lain-lain. Jenis ini adalah metode root paling mudah. Yang kedua adalah menggunakan computer via ADB. Terdapat program seperti SuperOneClick, Nexus Root Toolkit, dan lain-lain. Jenis metode ini berada pada tingkat kesulitan sedang, karena harus menggunakan perangkat lain untuk membuka akses root. Yang ketiga adalah flashing via custom recovery. Cara ini merupakan cara yang cukup rumit karena sebelum eksekusi, kita harus mengganti recovery menjadi custom recovery seperti CWM, TWRP, dan lain-lain. Namun setelah mengganti recovery, untuk membuka akses root hanya dengan flashing SuperSU.zip lalu reboot. Setelah masuk ke homescreen, akses root sudah dibuka.

Untuk mengembalikan ke kondisi semula (unroot) dapat menggunakan aplikasi saat membuka akses roor, via pc menggunakan program SuperOneClick, Nexus Root Toolkit, dan lain-lain, atau flashing ulang system.

Perlu diketahui saat device berada pada kondisi root, garansi anda berada pada mode hiatus. Garansi dapat digunakan kembali ketika device sudah di-unroot.

Cara membuka akses root setiap device itu bisa berbeda. Oleh karena itu jika device anda MERASA membutuhkan akses root, coba cek komunitas device anda pada kaskus atau grup facebook. Jangan lupa cek halaman pertama pada kaskus atau dokumen pada facebook sehingga tidak mengganggu ketentraman forum/grup.

Use Wisely, Do it on your own risk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *